BLT UMKM Kembali Cair

Angin Segar Bagi Pelaku UMKM, BLT UMKM Kembali Cair 2022

Angin Segar Bagi Pelaku Usaha Kecil dan Menengah, BLT UMKM Kembali Cair 2022

BLT UMKM atau banpres siap kembali cair hingga 2022, oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Melansir Dalam keterangan resminya di Instagram Kemenkop UKM @kemenkopukm, bantuan tersebut akan diprioritaskan untuk beberapa kategori penerima bantuan.

Yaitu, pelaku usaha yang berada di daerah afirmatif, seperti daerah yang terkena bencana, tertinggal, dan perbatasan. Kemudian, kelompok pelaku usaha penyandang disabilitas. Terakhir, kelompok pelaku usaha yang memenuhi amanat Inpres, seperti percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat, daerah pariwisata super prioritas (DPSP), sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Lalu bagaimana prosedur yang harus dilalui bagi yang membutuhkan BLT UMKM 2022, berikut tahapannya;

  • Tahap pengajuan proposal dengan dukungan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten/Kota.
  • Tahap verifikasi calon penerima bantuan wirausaha serta kelengkapan administrasi dilakukan oleh Dinas terkait Koperasi dan UKM Kabupaten/Kota.
  • Proposal harus mendapatkan rekomendasi oleh Dinas Koperasi dan UKM kab/kota dan surat dukungan atau pengantar dari Dinas Provinsi atau DI.

Namun untuk informasi lengkapnya mengenai petunjuk pelaksanaan program bantuan dana bagi wirausaha, dapat mengakses di www.kemenkopukm.go.id. Sampai sebelum lebaran kemarin, KemenkopUKM sudah menyalurkan BPUM sebanyak 9.8 juta penerima yang merupakan kombinasi penerima lama dan penerima baru.

Info Menarik Lainnya :   Cek Bantuan UMKM 2021 Di Eform.Bri.Co.Id/Bpum

Penyaluran tersebut merupakan penyaluran tahap pertama dari 2 tahap yang direncanakan. Sedangkan untuk tahap kedua masih sedang dalam persiapan. Masing-masing penerima mendapatkan Rp1,2 juta. Sehingga total dana yang sudah disalurkan sebesar Rp11,76 triliun.

Apa itu Bantuan UMKM?

Sejak merebaknya virus Covid-19 di Indonesia hingga saat ini, perekonomian hampir lumpuh, salah satunya UKM. Oleh karena itu, untuk mendukung sektor korporasi, pemerintah akhirnya memberikan dukungan kepada UMKM.

Bantuan UMKM merupakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang disalurkan oleh pemerintah melalui dua provinsi yaitu Kementerian Koperasi/UKM dan Kementerian Sosial tahun 2022. Tren saat ini koperasi dan Kementerian UKM akan mendistribusikan BLT UKM ke UKM sebesar Rs 2,4 juta. Sementara itu, Kementerian Sosial akan menyalurkan bantuan dana sebesar Rp 3,5 juta kepada keluarga penerima Program Keluarga Harapan (KMP PKH). Jadi apa saja contoh membantu usaha kecil? Simak ulasan selanjutnya.

  1. BLT UMKM

Bantuan ini akan diberikan kepada pelaku UMKM yang terdaftar pada Layanan Koperasi tergantung tempat tinggalnya. Setiap penerima bantuan UMKM akan menerima dana BLT sebesar Rs 2,4 juta. Dukungan ini berlaku sejak Agustus 2020 dan dijadwalkan berakhir pada 31 Desember 2020. Namun sejauh ini pemerintah telah memperpanjang dukungan hingga tahun 2021. Dukungan ini menyasar 12 juta UKM dengan total anggaran Rp 22 triliun.

  1. BLT KPM PKH

Seperti disebutkan sebelumnya, bantuan ini diberikan melalui Kementerian Sosial dan besaran dana yang diberikan sebesar Rp3,5 juta yang diberikan kepada minimal 10.000 keluarga penerima manfaat (kelulusan KPM, pendanaan jika terintegrasi).Ini adalah daftar data kesejahteraan sosial. (DTKS) dilampirkan pada Kementerian Kesejahteraan Sosial, dan tidak diperlukan pendaftaran.

Persyaratan Pendaftaran Bantuan BLT UMKM

Jika ingin mendapatkan dukungan dan BLT UMKM, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Oleh karena itu, persyaratan daftar bantuan BLT UMKM adalah:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Memiliki usaha kecil, dibuktikan dengan testimoni calon Pembantu Produktifitas Usaha Kecil (BPUM) dari penyedia BPUM dan asesoris dasarnya.
  • Tidak termasuk pegawai BUMN/BUMD, ASN, dan TNI/POLRI.
  • Saat ini tidak menerima kredit/pinjaman dari bank dan KUR.
  • Perwakilan UKM dengan ID usaha dan kartu kewarganegaraan yang berbeda dapat melampirkan surat keterangan kerja (SKU).
Info Menarik Lainnya :   Laptop Asus Terbaik Tahun 2021

Mengenai persyaratan dukungan BLT KPN PKH, persyaratan pendaftaran adalah sebagai berikut:

  • Rentan terhadap orang miskin/miskin.
  • Anggota lulusan KPMPKH
  • Anda memiliki perusahaan.

Bantuan ini dapat diperoleh tanpa perlu registrasi khusus selama calon penerima BLT KPM PKH terdaftar di DTKS.

Cara mendaftar Bantuan UMKM

Jika Anda salah satu pelaku komersial yang memenuhi persyaratan di atas, Anda bisa mendaftar di UMKM Support. Namun, ada beberapa hal yang perlu diingat bahwa Anda atau bisnis Anda harus terbukti. Calon penerima dapat mengunjungi dan mendaftar dengan beberapa pihak yang disebut “penawar” sebagai berikut:

  • Kantor regional dan deskripsi / kota untuk koperasi dan usaha mikro, kecil.
  • Koperasi disahkan sebagai badan hukum
  • Bank dan perusahaan keuangan yang terdaftar di OJK.
  • Lembaga pemberi pinjaman pemerintah untuk UKM.

Penawar kemudian mendaftar dan mendaftar dukungan untuk UMKM. Mereka juga harus bertanggung jawab atas penerima manfaat yang diusulkan. Hal yang sama sekarang dapat didaftarkan secara online. sebagai berikut:

  • Buat akun, login ke https://oss.go.id dan pilih Business License atau Personal License.
  • Klik Daftar di NIB MicroPersonal untuk Usaha Kecil atau Daftar di NIB MicroPersonal untuk Usaha Kecil.
  • Selanjutnya, isi formulir data profil.
  • Klik Simpan dan Lanjutkan.
  • Pada formulir Data Bisnis, klik Tambah Bisnis.
  • Masukkan data yang diperlukan, klik Simpan, lalu klik Berikutnya.
  • Untuk beberapa usaha kecil atau pelaku usaha kecil, klik Tambah Usaha, lalu klik Berikutnya.
  • Setelah mengklik Berikutnya, Anda dapat mengajukan permohonan izin lokasi dan lingkungan dari Formulir Kepatuhan Infrastruktur Bisnis.
  • Setelah Anda melengkapi data NIB dan izin kerja, lihat ringkasan data untuk melihat konsep NIB, izin lingkungan, izin lapangan, konsep NIB izin kerja dan izin kerja. Dalam hal ini, pilih kotak centang Batalkan Klaim dan klik Proses NIB.
  • Anda juga dapat meninjau atau mengonfirmasi dokumen NIB, izin situs, izin lingkungan, izin kerja untuk keluaran NIB, dan izin kerja. Izin usaha yang Anda ajukan juga dapat dicetak pada formulir QR dari Pratinjau Lisensi Bisnis QR.
Info Menarik Lainnya :   6 Rekomendasi HP Realme C Series Terbaru 2021

Setelah melalui langkah-langkah di atas, Anda dapat melanjutkan ke proses komersial / lisensi. Berikut cara mengajukan izin dagang/mengemudi untuk mendukung UMKM:

  • Klik menu Aplikasi >> IUMK >> Izin Komersial / Operasional.
  • Pilih nomor NIB / nama perusahaan dan klik Pilih NIB
  • Saat Anda melihat daftar bisnis, klik Pilih Aktivitas Bisnis.
  • Pilih Izin Komersial / Operasional
  • Masukkan data yang diperlukan dan klik Berikutnya untuk menyimpan
  • Klik Pratinjau Izin untuk melihat draft izin komersial / operasional. Kemudian klik Berikutnya dan Simpan
  • Klik Pratinjau Komersial / Lisensi Operasi OSS yang baru diterbitkan di Output Komersial / Lisensi Bisnis untuk menyelesaikan prosesnya.

Cara cek bantuan UMKM

Berikut cara mendapatkan bantuan UMKM secara online:

  • Masuk ke halaman eform.bri.co.id
  • Klik BPUM Cek Data BPUM di bagian bawah
  • Buka halaman baru, masukkan nomor ID dan kode verifikasi Anda saat ini, lalu klik Proses Kueri.

Jika tertera nomor KTP penerima, maka akan muncul pesan konfirmasi jika bantuan diterima dan dapat ditarik di kantor BRI terdekat. Namun jika tidak ada dalam daftar penerima, Anda akan melihat pesan yang menyatakan bahwa nomor ID Anda tidak terdaftar sebagai penerima bantuan UMKM.

Leave a Reply

Your email address will not be published.